Kamis Ceria

Bismillah…

Mengutip apa yg selalu di twit kang Deni Rahmat di twitternya (@RazhmatDenz) yang tiap hari updet, ceria, klo  hari senin berarti senin ceria, klo hari selasa berarti selasa ceria, begitu seterusnya. Yup, memang hidup itu harus selalu dibikin ceria, kekecewaan dan kejengkelan itu terlalu menghamburkan energi, malah tambah cape ngejalaninnya.

Kemarin, sebenarnya tidak mengagendakan buat kemana-mana sesampainya di jatinangor dari ciwidey, secara hp tertinggal di rumah, nomor kontak ga ada yg inget, cuma inget nomor ortu doank, smsan cuma pake modem n email, ditambah moody menurun setelah bolak-balik 4 kali ke dekanat cuma buat ngurusin SKL doank_. Tadinya cuma pengen namatin buku yang baru kmaren dibeli, tapi rezeki dateng lewat sohib ane, Afifah, yang dateng dari Jakarta & musti balik lagi ke Jakarta soalnya emaknya nyariin, tp pengen ikut tastqif dulu n ngajak ane dateng. Alhamdulillah di sana dapet materi tentang “Muraqabatullah” yang artinya selalu merasa diawasi, didengar, dilihat oleh Allah swt yang disampaikan oleh Ust. Syarifuddin.

Manfaat dari “Muraqabatullah” itu sendiri diantaranya :

  1. Akan menyempurnakan amal, ihsan, artinya beribadah kepada Allah seolah kita melihat Allah, kalaupun kita tidak merasa seperti itu, sesungguhnya Allah melihat kita.
  2. Membuahkan keikhlasan dalam beramal, syarat diterimanya suatu amal itu ada 2, 1) ikhlas. 2) mengikuti Rasul.
  3. Menumbuhkan rasa takut kepada Allah swt, akibatnya kita tak akan berani melakukan kemaksiatan
  4. Memperoleh perlindungan di dunia dan akhirat
  5. Do’anya dikabulkan allah swt
  6. Melakukan ibadah syukur yang diperintahkan Allah
  7. Membuahkan ke-shalih-an anak keturunan

Setelah selesai ikut tastqif kami datenglah ke kosan kami yg dulu, Az-zahra. Tadinya kami ke sana hanya ingin minta minum doank, eh ternyata di sana lagi pada sibuk nyiapin buat konsumsi entar malem, buat ta’lim rutin di kosan. Walaupun Vfah pulang, tapi Alhamdulillah ane bisa ikut juga ta’limnya, orang udah jadi pengangguran yang minim agenda di hari kerja.

Ta’lim di kosan membahas tentang “Hubbuddunya (cinta dunia)” oleh Ust. Darlis Fajar. Beliau mengawali dengan satu kalimat : “Semua dosa bermula dari hubbuddunya dan takut mati”. Yang disebut dengan hubbuddunya itu sendiri adalah ketika melakukan sesuatu urusan dunia sampai melalaikan ibadah kepada Allah. Dunia ada pengikutnya, akhiratpun ada pengikutnya, maka beruntunglah orang yang menjadi pengikiut akhirat, karna sesungguhnya waktu perhitungan ada diakhirat, bukan di dunia.

“Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yg telah dianugrahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan” (QS. Al-Qasas : 77)

Materi ini nyambung ternyata, kalo “muraqabatullah” telah ada dalam diri seseorang, maka orang tersebut tidak akan hubbuddunya dan tidak akan takut mati. Orang selalu merasa diawasi, dilihat dan didengar Allah tidak akan berani mencintai sesuatu selain cinta kepada Allah. Orang yang takut mati berarti ia memang tidak mempersiapkan kehidupan untuk diakhiratnya, karena setalah mati dia tau akan berakhir dimana. Bagi orang mu’min dunia adalah penjara, karena ia sadar kenikmatan di akhirat yang akan ia dapatkan akan lebih besar dari yang ada di dunia.

Ada 2 tangisan dan 2 tertawa yang bisa kita renungkan :

  1. Apabila orang tertawa saat melakukan dosa, maka ia akan menangis ketika masuk neraka.
  2. Jika orang menangis ketika di dunia karena takut Allah, maka ia akan tertawa ketika masuk syurga.

Dan, yg paling menarik adalah, saat tastqif dan ta’lim, dua2nya menceritakan tentang Pemuda Zafaron Al-Misk (Pemuda minyak wangi, pemuda harum kasuri).  Saya coba posting di lain kesempatan ya. Semoga bermanfaat ^^.

3 thoughts on “Kamis Ceria

  1. Hilma sol.., ikut berkunjung..
    berhubung mencari-cari guest book namun tak ketemu, jadi kutinggalkan jejak pertamu disini.. di Kamis Ceria..🙂 Hajimemashite.. izin tuk melink blog mu di blog ku ya.. =) Arigatou..

    • Wah, subhanallah,, ada ibu o3,,🙂
      Sebenarnya, di page “Sudahkan Anda Bersyukur hari ini itu adalah guest book,, tapi baiklah akan saya ganti nama pagenya,, hohoho,,
      monggo di share, smoga bermanfaat,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s