Bloody Monday ブラッディ・マンデイ

Bismillah…

Fujimaru Takagi alias Folcon (nama Hackernya) anak SMA terlibat dalam kasus teroris yang melibatkan ayahnya, demi melindungi adiknya dia diperalat oleh teroris yang berniat menhancurkan Tokyo, melenyapkan seluruh warga Tokyo agar bisa menciptakan dunia baru.

Teroris itu beraksi dengan menyebarkan virus yang bisa menular lewat udara, hanya dalam waktu beberapa menit saja orang yang menghirup udara bervirus itu akan mengalami gejala pusing2, mual2, hidung berdarah, bintik2 merah di seluruh tubuh dan tak lama kemudian akan mati.

Takagi tergabung dalam Newspaper Club di sekolahnya bersama 4 orang temannya. Otoya ketua Newspaper Club yang merupakan teman kepercayaan Takagi sekaligus cucu dari petugas pemerintahan mengetahui kemampuan ‘hack’  yang Takagi miliki.

Dari episode pertama menonton film ini, Anda akan terus diajak berfikir kemana arah dan jalur cerita film ini. Anda akan berusaha menemukan benang merah dari setiap kejadian yang dipaparkan dlam film ini. Dengan kecerdasan yang dibubuhkan dalam setiap misteri yang terjadi, film ini mampu mendorong para penontonnya untuk mencari tau sendiri siapa sebenarnya yang berada di balik semua teror yang terjadi.

Pertama menonton Anda akan berfikir seolah episode pertama itu sudah menjadi episode akhir, karena ketegangan selalu mewarnai setiap adegan film tersebut. Anda tidak dapat mempercayai siapapun dalam film ini, karena orang yang suka menolong bisa jadi dia adalah bagian dari komplotan teroris tersebut. Bahkan sampai akhir ceritapun Anda tidaka akan mengira bahawa orang itu melupakan teroris.

Akhir yang disajikanpun tak kalah menarik, kedramatisan dibangun dari cerita yang tak selesai, artinya membiarkan penontonnya berfikir sendiri akhir dari ceritanya. Bahkan sampai akhirpun Anda tidak akan mengetahui sebenarnya siapa dalang di balik kasus terotrois ini.

Ketajaman yang disajikan dalam film ini terletak dari peran antagonis yang tak terduga. Karena persepsi yang dibangun di wal cerita dan akhir cerita itu akan berbeda. jika melihat episode awal Anda akan merasa sedang berada di episode akhir, akan tetapi jika melihat episode akhir, maka Anda akan merasa berada di awal cerita dan ingin kembali ke ceerita awal, karena rasa penasaran itu sukses terbangun dengan berakhirnya film tersebut.

Saking rumit hubungan dan keterkaitan antar tokoh dan kejadian, ketika Anda menonton film ini akan lebih afdhol jika Anda memegang kepala Anda, karena dengan demikian konsentrasi Anda bisa terpusat ke otak dekat kepala Anda tersentuh.. ^_^v

jika Anda ingin lebih mengerti sebab atas akibat yang ditimbulkan setiap kejadian dalam film, maka modal Anda menonton film ini adalah telah mempelajari sistem operasi, jaringan dan kriptografi. Dengan tidak banyak menampakkan kecanggihan teknoogi yang dipakai, film ini berhasil membangun image kecerdasan manusia dalam berkrestivitas.

saya merekomendasikan Anda menonton film ini dengan penuh konsentrasi, atau Anda bisa baca komiknya dulu,,hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s