aku emang beda, dan HHHebat

Calla_Lily_White

Bismillah…

Kawan, akan ku ceritakan satu hal, ini mengenai aku dan saudara2 ku..

Kawan tentunya tau bahwa aku adalah anak ke-2 dari tiga bersaudara, semuanya perempuan,,diantara ketiga putri bapak, hanya aku yang lahir dengan normal,,haha,,coba simak ceritanya,,

Kakakku, bernama Erin, Erin Prihani, bliau adalah anak pertama ibu-bapakku, cucu pertama nenek-kakekku, dan sepupu pertama bibi-pamanku, dan kakak pertamaku pastinya,,bliau lahir tidak normal, pada waktu sekitar 7 bulan kurang 1 minggu, sebenarnya mamahnya bapa (nenekku, kami biasanya memanggil emmi) telah mempersiapkan acara 7 bulanan, -tradisi orang sunda baheula, dan masih kental dengan sesuatu yang kental pada masa itu :p- mungkin kakakku mencium kekentalan itu, dan bliau tidak mau terima kali ye dengan hal itu, akhirnya bliau memaksa keluar sebelum usianya genap 7 bulan, mamah dilarikan ke rumah sakit terdekat, mamah punya asma, karena kondisi mamah sangat lemah, akhirnya kakak musti keluar dengan cara dicaesar, setelah menjalani operasi yang cukup lama akhirnya bliau bisa keluar dengan selamat, walaupun dengan berat hanya 1,7 kg saja.. Aku tak bisa bayangkan bagaimana wajah bapa  saat itu,,oia, aku tak tau kenapa nama kakakku Erin, namun jika kita melihat kondisinya, pasti semua orang prihatin, makanya nama panjangnya Erin Prihani,,hehehhh…😀 sampai sekarang, kakakku mempunyai julukan “si kecil”, walaupun sekarang bliau sudah besar melebar juga, teteeep weee dipanggil “si kecil”…hehehhh,,piiiss Kak!

Adikku, bernama Emil, Emil Qoyyum, dia juga lahir ga normal, ga normal banget,, usia kandungan mamah saat itu baru 6 bulan lebih 1 minggu, aku juga baru mau naik kelas 2 SD, mamah-bapaknya mamah (nenekku, biasa kami panggil mamah ibu-bapak aki) sedang pergi melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci, mamahku terserang asma lagi, dan harus segera dilarikan ke rumah sakit, -kasian ya mamah, udah asma disuruh lari lagi,,huh, kejamnya dunia :p – tanpa sengaja aku terlibat dalam diskusi alot keluargaku diluar UGD rumah sakit, kenapa terjadi diskusi? karena c dokter menawarkan pilihan ibunya atau bayinya? Bapakku seolah diposisikan dalam kursi panas, yang panaaaasss bangeut, sampai keringatnya pun keluar dari matanya,,(red. nangis).. Salah seorang keluargaku berpendapat, udah dikuburin deket makam uyut saja, bayinya maksudnya, kami semua kan pilih mamah yang diselamatkan dokter,,trus kata sodara yang lainnya, udah dihanyutkan di sungai saja,,waahh,,bapakku makin streeeesssss,, blom juga pa dokter keluar, sodaraku bilang, ya udah saya sedikan kain kafan dan rencana pemakamannya, hibur istrimu dulu saja, kau tak usah memikirkan bayimu,, beberapa saat kemudian pa dokter keluar, karena kekuasaan ILLAHI, mamah dan ade bayi bisa selamat, ade bayi keluar dengan cara dicaesar, kami semua mengira berat badan kakakku waktu bayi adalah yang terkecil,, ternyata adekku lebih dasyat lagi, dia cuma punya berat 800 gram saja (0,8 kg),, tubuhnya keciiiiilll bangeut, beberapa minggu dia musti berada di inkubator untuk mendapat kehangatan,-tiba2 aku jadi teringat anak ayam yang aku piara di dalam ruamah, mereka bapa kasih lampu biar hangat,, :p- Alhamdulillah, sampai saat ini adikku bisa bersaing denganku dalam memelihara kucing.. dan 1 hal lagi, adikku tuh cengeng banget, tiap mau tidur musti digendong mamah, sambil mamah menyanyikan lagu,, lagu hymne kecamatan pasirjambu,,hahahahhh,,,-dasar ade ade,,mengganggu tidurku saja :p –

Ya, diantara ke-2 saudariku aku yang lahir paling normal, 9 bulan lebih beberapa minggu, tanpa dicaesar,  jadi mamah ga perlu cape2 lari ke rumah sakit, klo denger cerita orang2 sih, aku geli sendiri,, mungkin mamah ingin terus menahanku dalam kandungan sebagai ganti lamanya kakak tinggal di sana, namun aku sudah tak tahan ingin keluar, ingin berantem dengan kakak, membela hak tempat tinggalku, dan miara kucing kesayangan,,perut mamah terjadi kontraksi, keluarga panik, bapa bingung, akhirnya sodaraku yang kebagian musti lari, manggil bidan,,aku terus memaksa keluar, dan bidan pun datang, tapi sayang aku dah keluar duluan,,ye ye menang,,ye ye menang,,hahahhh,,,aku emang hebat,,akhirnya bapakku ngasih nama aku Hilma Solihat, Hilma artinya kesantunan, biar aku tau kali ya, bagaimana menghormati bidan yang akan melaksanakan tugas mulianya, membantu melahirkan,,hahahhhh,,,

tapi aku heran, kanapa kakak dan adikku namanya berinisial huruf vocal, sedangkan aku huruf konsonan, walaupun ‘H’ itu pusslow sih, tapi tetep aja konsonan,,, semua cucu kakakknya bapa inisial namanya huruf  ‘I’ semua,, anaknya adiknya mamahku inisial namanya dari huruf  ‘A’ semua,, ga apa-apa lah, huruf ‘H’ mempunyai karakter sendiri kok, lagian sepupuku yang lahir di bulan Oktober juga namanya dari H juga,,hahahahhhhh,,,,klo ga ada huruf  ‘H’ pasti kita ga bisa tertawa,,iya kan…

Nah, itu beberapa perbedaan yang mengawali perbedaan lainnya dengan saudari-saudariku, namun aku tau, mamah dan bapakku tidak pernah membedakan kasih sayangnya kepada kami,,,

Terima kasih untuk cinta yang selalu diberikan Mamah dan Bapa,,kami sayang kalian…

🙂

One thought on “aku emang beda, dan HHHebat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s